Perjalanan ke Bosscha


Rabu, 17 Mei 2017 keluarga matematika FKIP UHAMKA melaksanakan kegiatan studi tour terkait mata kuliah ilmu falak. Tempat yang menjadi tujuan utama studi tour yaitu bosscha, yang berlokasi di Lembang, Bandung. Pukul 17.00 WIB, kami dan rombongan tiba di kawasan objek wisata bosscha. Kami dan rombongan berbaris untuk mendengarkan arahan dari panitia. Ternyata,  untuk tiba di Bosha, masih harus ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit. Kendati demikian, kami dan rombongan tetap semangat dan menikmati perjalanan. Pukul 17.30 WIB, akhirnya kami dan rombongan tiba di. Kegiatan yang dilakukan di bosscha meliputi kuliah umum dan pengamatan malam.
Kuliah Umum

Rombongan dikelompokkan menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok 1 terdiri dari rombongan bis 1 dan 3, dan kelompok 2 terdiri dari rombongan bis 2. Kelompok 1 mengikuti kuliah umum terlebih dahulu, setelah itu bergilir kelompok 2. Kuliah umum dilaksanakan  di dalam ruang multimedia. Kuliah umum disampaikan oleh seorang astronom ITB, beliau menjelaskan tentang sejarah berdirinya bosscha, karakteristik teleskop ganda Zeiss, benda-benda langit serta sistem peredarannya. Sekitar 30 menit kuliah umum usai, kami dan rombongan menuju ruang observatorium bosscha untuk melihat dan mendengarkan demonstrasi cara kerja teleskop ganda Zeiss yang dipandu oleh seorang astronom ITB dengan ramah dan rasa humor.
Refraktor ganda Zeiss adalah teleskop paling besar yang ada di Observatorium Bosscha. Teleskop ini adalah jenis teleskop refraktor buatan Carl Zeiss Jena, sebuah pabrik pembuat alat optik terkenal di kota Jena, Jerman. Refraktor berarti bahwa teleskop tersebut menggunakan lensa (cembung) untuk mengumpulkan cahaya. Dikatakan ganda, karena di dalam tabung teleskop, sebenarnya terdapat dua buah teleskop yang masing-masing berdiameter 60 cm. Kedua teleskop tersebut adalah:
1.        Teleskop visual
2.        Teleskop fotografi
Teleskop Zeiss Ganda

Teleskop ini mulai beroperasi tahun 1928. Teleskop Zeiss berada dalam sebuah gedung dengan kubah yang dapat berputar 360°. Pada kubah tersebut terdapat celah yang bisa membuka dan menutup. Saat melakukan pengamatan, kubah diputar sedemikian rupa sehingga celah tersebut menghadap ke objek yang akan diamati. Dan teleskop diarahkan ke objek, mengamatinya lewat celah yang terbuka tersebut. Untuk kenyamanan pengamat, lantai teleskop bisa dinaik-turunkan sedemikian rupa disesuaikan dengan posisi teleskop. Untuk pengamatan astronomi, Teleskop Zeiss dilengkapi dengan :
1.        Planetary camera, untuk pengamatan planet
2.        Kisi-kisi difraksi yang dipasang di depan teleskop (di depan lensa objektif teleskop)
3.        Kamera CCD ST6 dengan sebuah unit PC. Dengan kamera CCD ini, Teleskop Zeiss dapat mengamati objek yang lebih lemah dari sebelumnya (dibandingkan dengan pengamatan fotografi biasa).
Dalam penelitian astronomi, Teleskop Zeiss ini dipergunakan untuk mengamati bintang ganda visual, penentuan paralaks, gerak bintang/anggota gugus, planet, dan komet. Pukul 19.00, kami dan rombongan keluar dari ruang observatorium bosscha menuju halaman. Suasana di halaman gelap, tidak ada penerangan cahaya lampu agar tidak mengakibatkan polusi cahaya yang dapat mengganggu pengamatan benda-benda langit.
Teleskop Bamberg

Kami dan rombongan mendapat kesempatan untuk melihat benda-benda langit lebih jelas menggunakan teleskop Schmidt Bima Sakti dan teleskop Bamberg. Pada saat pengamatan, kami melihat planet jupiter, dan 2 benda langit lainnya. Setelah semua kegiatan di bosscha selesai, kami dan rombongan bergegas menuju ke bis dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan menuju bis sangat gelap, terlebih lagi kawasan Boscha masih dikelilingi hutan dengan pepohonan yang tinggi dan besar. Rasa khawatir dan takut sempat kami rasakan. Akhirnya pukul 20.30 kami tiba di bis dan bergegas untuk perjalanan pulang.
Bagi kami, kegiatan studi tour ini memberikan manfaat untuk mahasiswa pendidikan matematika, khususnya semester 6 karena memberikan pengetahuan dalam mempelajari benda-benda langit serta mahasiswa dapat mengetahui secara nyata tentang pengolahan observatorium bosscha.


1 komentar:

  1. Kegiatan yang luar biasa, menambah khazanah ilmu dengan mendatangi langsung sumber ilmu

    BalasHapus

Pages